Sunday, December 23, 2012

Happy MOM's day, my angel :)

Tepat sehari sebelum Hari Ibu kemarin, ada rezeki datang, mengabulkan doa gw dan memberiku jalan untuk satu rencana yang sudah gw rencanankan untuk hari ibu ini. Jumat pagi bonus PON Riau gue kemarin cair cooong! Haha Alhamdulillah, Friday is Good! Ya gausah bahas lah ya besarnya berapa, yang penting ada. Pulang kuliah sorenya gue ke atm tarik uang itu sebagian.
Gw masukin uang itu ke amplop trus gue kasih surat kecil di dalemnya. Surat cinta untuk IBU ku. Isi suratnya kurang lebih begini:

IBU ku tersayang...
Hadiah kecil ini untukmu ibu. Suatu hari aku janji berikan lebih.
Maaf, jika aku belum jadi yang kau inginkan, tapi, inipun hasil dari keringat dan usahaku untuk membahagiakanmu.
IBU, jangan bersedih, i know how it feels to walk on your shoe,
jangan khawatir, ada aku yang akan selalu berusaha membahagiakanmu.
IBU, kau tahu, apapun ku lakukan asal kau bahagia.
Setiap hal yang kulakukan hanya demi Allah dan kebahagiaanmu.
Semoga Allah SWT selalu memberimu kekuatan.
HAPPY MOTHER'S DAY...
"Everyday is your Day"
"Everday I LOVE YOU, MA"



Kemudian surat itu gw selipin kedalam tas kerja mama pas mama baru pulang kerja. Amplop itu sengaja gw berdiriin di dompet mama yang kebuka, amplopnya gue tempel sama BB mama dan kacamata. Maksudnya pas mama nyari bb, nemu itu amplop, trus ga garing nyari kacamata buat baca surat gue gituu hahaha.
sampe jam 9 malem mama kecapean mau langsung bobo katanya. Surprise gueeee? :( huhu gagal deh nih. Yaudah gue pasrah. Abis itu gue ketiduran~ Udah hampir jam 10, sampe tiba2 ada yang ngetok kamar gue, mama! Pas gue buka pintunya mama disitu berdiri megang surat gue dan matanya basah, mama meluk mama. Mama senenggg!!!!!!!!!! Subhanallah. Buat beberapa saat kita pelukan sampe gue pun ikutan nangis. Mama bahagia, ini yang selalu gw harapin. "Surga untuk-mu nak!" Kalimat itu yang masih terussss terngiang2 di otak gue sampe saat ini. Surga ditelapak kaki ibu, itu kenapa bahagiain mama tuh slalu jadi alasan gue untuk terus bangkit. Makasih ya ma, aku sayang mama. Aku akan terus dan terus bahagiain mama. Aku janji ma! :)

HAPPY MOTHER'S DAY 2012!

Share:

Saturday, November 10, 2012

Sulit tidur, ini solusinya!

Tidak mendapatkan waktu dan kualitas tidur yang baik bisa disebabkan oleh banyak faktor. Namun studi baru menemukan jika ingin mendapatkan tidur yang nyenyak, sebaiknya kurangi lemak yang menumpuk di perut.

Peneliti dari Amerika Serikat menemukan orang yang kehilangan berat badan sebanyak 6 kg dan lemak di pinggangnya berkurang maka dapat meningkatkan kualitas tidur dengan lebih baik sebesar 20 persen. Di sisi lain, orang yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas terutama lemak yang menumpuk di perut cenderung memiliki masalah tidur. Hal ini diungkapkan oleh peneliti dari Johns Hopkins University, AS.

Dalam studi ini peneliti melibatkan 77 orang yang semuanya kelebihan berat badan atau obesitas dan secara acak dibagi menjadi 2 kelompok. Satu kelompok melakukan diet dan olahraga, sementara kelompok lainnya hanya diintervensi pola makannya. Para peserta juga mengisi survei mengenai kualitas tidur di awal dan akhir penelitian untuk mengidentifikasi masalah tidur termasuk sleep apnea, kelelahan di siang hari, insomnia, tidur gelisah, kelebihan tidur dan penggunaan obat penenang. Selain itu, peneliti juga mengukur indeks massa tubuh dan jumlah lemak perut dari semua peserta. "Kami menemukan adanya peningkatan kualitas tidur secara bermakna saat dikaitkan dengan penurunan berat badan keseluruhan, khususnya lemak di perut," ujar Kerry Stewart dari Johns Hopkins University School of Medicine, seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (9/11/2012).

Gangguan tidur seperti sleep apnea menyebabkan otot-otot dalam jalan napas runtuh selama tidur sehingga menghambat pernapasan. Kondisi ini akan memburuk jika seseorang kelebihan berat badan terutama penumpukan lemak di perut. Selama ini gangguan tidur sleep apnea ini sudah dikaitkan dengan obesitas, penyakit jantung, diabetes dan kelelahan di siang hari. Untuk itu orang dengan kondisi ini disarankan memiliki berat badan ideal dan mengurangi lemak yang menumpuk di perut.

Padahal kualitas tidur yang baik adalah hal penting bagi kesehatan fisik dan mental, serta untuk sistem kardiovaskular yang sehat. Untuk itu sebisa mungkin seseorang mendapatkan waktu dan kualitas tidur yang cukup setiap harinya.

See, ternyata menjaga bobot tubuh pun selain baik bagi penampilan ternyata juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh itu sendiri. Ayo berolahraga! Keep being health ppl!




Share:

Saturday, November 3, 2012

So, why should make it hard?

Salam, mahasiswa banyak tugas!
Dua minggu kemaren adalah minggu padet midterm dan tugas banget buat gue. Mulai dari tugas mata kuliah Dasar Logika yang tiap minggu mesti ngumpulin resume buat absen dan tugas2 yang anak-anak gapernah bisa mencernanya dengan mudah, tugas Civic Education yang nyuruh kita mendalami penerapan pancasila di dalam suatu etnis di Nusantara, sampe yang paling absurd adalah tugas Social Research Method kemaren jumat ini yang nyuruh kita bikin proposal penelitian, without giving us a sample or kinda. Oh my God. All of the students are going crazy of that. Tugas kayak ngga berenti menemani malam malam kelabu kami, para mahasiswa penat~ Hahaha.

But finally the day is over. Semua tugas sudah selesai dan sudah dikumpulkan dengan tentram dan damai. Yesterday was the last. Ya... Yang paling semua mahasiswa tunggu adalah tugas research kemaren itu. Semua deg2an npusing stres menggila. Oh well. Maybe it just me? hehe. Tinggal satu sih, midterm International Law next Wednesday *hiks

Anyway. Ternyata kemaren pas ngumpulin tugas research kita dipanggil nama trus disuruh ngumpulin tugasnya doang. We just need to presentate our research.Thst's it? Hahahaha. I laugh. We laugh!! After that, me and my friend Nisa lubis, realize something... "Semudah itu? Ngga ada yang sulit. Lalu kenapa harus dibuat sulit?" YESSSS!!! That's the point. It just our self who said and make it hard, while the fact it's too easy! (Thank God, at the end i could say it).

Sebenernya iya juga. Gue sadar. Sebenernya tugasnya tuh ngga seberapa sulit sampe bikin stres dan depresi. Kita sendiri aja yang bikin sulit. Menurut gue ada beberapa tipe mahasiswa yang membuat dirinya sendiri stres akan tugas, yaitu:
  • Mahasiswa yang terlalu berfikir tugas itu sulit. Dibawa streesss sampe ke otak dan hati terdalam, tapi masih aja ngga ngelakuin apapun untuk berusaha menyelesaikan tugas itu. Cuma difikir sampe stres dan dibawa ke dalam mimpi buruk. FACT: Kalau aja gue ngga males, langsung duduk setidak mencoba mulai ngerjain nyicil itu tugas, bukan malah difikirin doang. Ternyata tugasnya mudah~
  • Mahasiswa yang entah terlalu malas atau terbiasa menganggap mudah tugas, akhirnya baru mabok semaleman sebelum deadline. Ngga dikit yang bahkan sampe ngga tidur. FACT: Still. Sebenernya tugasnya mudah kalau aja lo mau cicil dari jauh-jauh hari.
  • Mahasiswa yang terlalu pa-srah...
yak itulah, dan gue masuk ke dalam golongan ke-dua. I think. So, next time. Dont procrastinate anything! Karna sesungguhnya semua hal yang berat itu pasti akan berlalu. Ngga ada hal yang sulit. Take everything easy. Dan semuanya pasti berlalu, and make sure that you through it nicely. Cheerss!
Share:

Monday, October 22, 2012

A month ago...

A month ago, at September 22, 2012. I left Pekanbaru after almost nine months lived there. I should go back to Jakarta, my home. Leaving my best buddy there, leaving my second family there. Oh no... I wonder if pekanbaru and pamulang are close, just like pamulang-bsd, i wouldnt be like this, now, feel like missing something.
A month has passed, but all the memory in that town with the people still keep inside, here in my memory. Still. Clearly. Paus family, me miss you much :)
Share:

Tuesday, October 16, 2012

It's not the end. I know!

Sebelum aku menulis post ini, aku sudah memastikan bahwa keadaan hati serta emosiku sudah cukup stabil untuk menulis dan kembali pada hari itu.


Persis sebulan sudah berlalu...
Hari itu, Sabtu tanggal 15 September 2012, di gedung PKM UIN Susqa, Pekanbaru, Riau. Seharusnya menjadi hari besar bagiku. Pekan Olahraga Nasional (PON) pertamaku, saat yang aku tunggu, aku nanti2. Aku membawa team tuan rumah, Riau. Ya, singkat cerita, aku pindah dari Jabar, entah untuk sementara atau bagaimana. First, let me tell you, i'm here, in Riau is one of Allah miracle. Persis pada pertengahan tahun 2011 yang lalu aku sempet mengucap ke mama Amel, "ma aku mau rasain main PON". And now, here i am. Leaving my family, friends and my college to fight in PON Riau XVIII 2012.
Sekitar seminggu sebelum hariku bertanding, aku sudah merasa dapet banyaaaak banget kemudahan dari Allah. Subhanallah, itu semua bikin gue makin yakin. In the name of Allah. Hari itu datang. Pertandinga pertamaku, perempat final, aku ketemu sama kak fitri Sumbar lagi. Fyi, gue sekali menang sekali kalah lawan dia. Dan ini giliran gue menang. Pertandingan berjalan baik. Sampai tiba2 poinku pas nendang Dwihurigi ke kepala cuma keluar 3, padahal harusnya 4!!! Semua supporter sudah berteriak ke coach ku, so do i, aku udah ngacungin 4 jariku, tapi coachku mengabaikan, dan aku harus kembali fokus ke pertandingan.
Point kami saling susul menyusul, aku masih memimpin 4-3. Sampai ketika aku menendang Dwi chagi ke body, sistem sensor di body menyatakan itu point, keluar satu point, seharusnya wasit menambahkan satu point lagi, tapi... Tak ada yang melakukan protes, hanya para supperter saja yang sudah berteriak sangat kesal dari tribun, tapi coach tak kunjung sadar. Hasil akhir, aku kalah 6-5. Hanya selisih satu point. Dan aku kehilangan dua pointku. Miris...
Duniaku runtuh saat itu juga, ingin menangis tapi kelu. Tak lama selang setelah itu ada seorang wasit yang datang ke ruangan kami, mereka bilang "Coach tolong perhatikan kalau point ada yg belom keluar. Sheren itu tadi dua kali pointnya kurang, coach harus jeli, jangan sampe dirugiin lagi". Ah itu hanya bikin aku makin tertusuk.
Pertandingan hari itu selesai, sanim nico minta maaf. Sepertinya memang ada 'sesuatu' yang menghalanginya ketika mendampingiku bertanding saat itu. Coachnim pun cerita, pada saat itu dia sudah mengingatkan pelatih utama ku untuk angkat kartu, mengajukan protes. Tapi diabaikan. Aku semakin sadar, ada sesuatu diluar kuasaku yang tak bisa aku kendalikan. Aku dan kedua orangtuaku sudah full berdoa untuk keamanan dan kelancaranku, tapi ternyata kami lupa mendoakan perlindungan untuk team dan pelatih kami.
Tapi itu semua semakin membuatku sadar, ada hal-hal yang tidak bisa kita ulang kembali. Itu sudah terjadi, telah berlalu. Apalagi namanya kalau bukan Takdir Tuhan, jika kita semua sudah berusaha tapi hasilnya tetap tidak sesuai dengan keinginan kita? Apalagi kalau bukan takdir? Aku cuma bisa berusaha pasrah ikhlas tabah. Percaya bahwa Allah telah siapkan sesuatu yang lebih indah untukku dibalik ini semua. Walaupun jujur masih sering berputar semua kejadian hari itu di kepalaku. Sakit memang. Miris memang. But deep in my heart, I know that I WIN :)
Semuanya akan indah di akhir. Kalau ini belum indah, berarti ini bukanlah akhir.
Life must go on, and i'll keep moving forward.
Thanks Lord. Sukseskanlah aku di dunia dan akhiratmu dengan caramu
cause i always do believe in you and your faith. Amin
Share:

Monday, August 27, 2012

Sedikit lagi, tentang aku.

Seperti sebagaimana awal gue memulai menulis di blog ini, gw memulainya dengan menceritakan tentang gw dan hidup gw. Dan begitu seterusnya, karena blog ini memang hanya akan banyak berecerita tentang hari-hari yang gw jalani.

Cerita lain tentang sifat yang ada di dalam diri ini. Gw inget, dulu gw itu cewek yang keraaas banget. Bisa dibilang cuek. Cuek dalam hal, misalnya orang mau ngusik gue kayak apaaaa juga gue ngga bakalan peduli, mau difitnah ini itu apa kek, selama itu ngga ngerugiin gue pokoknya gue ga bakal peduli. Kuat, tangguh, ngga cengeng. Cool kaaan?

Tapi entah sejak kapan, sifat ini berubah! Dulu sih emang mama selaluuu bilang "Dek coba jangan terlalu cuek gitu, peduli sedikit sama sekitar. Kamu tuh terlalu cuek loooh." Sering banget mama ngomong gitu sampe gue juga lama-lama mikir, gimanaaaa coba caranya yaaa? -__-"

Ehhh tapi akhir-akhir ini gue sadarin. Gue sekarang malah jadi perasa banget looh. Super duper perasa. Sangat cengeng malah. Gue berubah jadi orang yang serba mikir dan serba make perasaan. Cengeng. And..... I HATE THIS! Gue baru sadar perubahaan ini akhir-akhir ini. Tersadar dan tau ini ngga bangeett!!!!!!!!!!!!! *sigh*

Sekarang gue mau memtuskan, mau jadi kayak dulu ajalah, nggamau lagi terlalu perasa gini juga. Rugi broooh.
Share:

Wednesday, August 22, 2012

Yes, i adore her!

Lagi iseng liat home facebook. Tiba-tiba ada new post seseorang, seseorang yang gue idolakan. Bahkan bisa dibilang gue iri, sangat iri dengan beliau dan kehidupannya. I knew her when i'm in senior high school. Ada guru mulok baru pelajaran tambahan English, Ms. Lilis Marliani. Dulu pertama kali beliau ngenalin diri dikelas, dia bilang nama kerennya Lilis Marlene hihi. Muda, cantik, stylish, smart and fun! Itu penilaian yang langsung muncul seketika di otak gue. Beberapa kali pertemuan ternyata makin terbukti. Miss Lilis tuh bukan  guru biasa deeeh, ngga sekedar ngajar ngasih nilai dan hal hal membosankan lain yang biasa dilakukan guru-guru pada umumnya. Ehem. Masih muda, kaya, pinter, cantik, stylish, aaaaaah she has everything!

Sangat amat pengen kayak dia. Ternyata dia suka travelling sendiri gitu, nabuuung, terus backpacking ke negara yang dia udah rencanain. Begituuu terus tiap dia udah ada waktu free. Enak banget kan yaaa?
Ternyataa, berdasarkan hasil pengkepoan gue, usut punya usut, Suami Miss Lilis itu dosen UI loooh! Dan anaknya pun  HI UGM kalau ngga salah. Ah, pasti hidupnya sempurnaa.

Mau ba-ng-et kayak dia! Sukses, pinter, cantik, punya suami kaya cerdas dan sukses, punya keluarga bahagia dan anak-anak pintar. Hmmmm.
Miss Lilis, orang yang selalu menumbuhkan kebebasan dalam berekspresi dan ngga monoton ke semua muridnya. Bikin kita terus dan terus menciptakan hal hal yang baru.

Aaaaaaa.... I wanna be like her, someday :D

Share: