Sunday, December 1, 2013

Nazar?

Ceritanya tadi pagi lagi beresin rumah, eh tv ternyata lagi nyiarin acaranya mama dedeh. Lagi bahas tentang sumpah dan nazar. Doi bilang hati-hati kalo ber-nazar. Gue jadi keinget kurang lebih setahun yang lalu~

Sekitar bulan Juli atau  Agustus 2012, yang gue inget waktu itu pas bulan puasa. Pas gue masih TC PON di Pekanbaru. Tiba-tiba aja niat untuk bernazar "Ya Allah, jika Engkau mengizinkanku untuk mendapatkan medali emas di PON Riau besok ini sheren akan bernazar menutup aurat, menggunakan hijab". Oke, dengan tekad bulat gue bernazar gitu, Lillahita'ala.

Heeet, beberapa hari kemudian ceramah tarawih di Mushala tempat aku melaksanakan ibadah tarawih malam itu ternayata bertemakan nazar. Dan point yang gue dapet dari ceramah malem itu yang buat gue cengok, ternyata hal yang memang 'wajib' itu ga boleh dijadikan nazar. Ngga tanggung-tanggung, Ustad-nya juga kasih contoh, "Kalau menutup aurat contohnya, itu tidak bisa dijadikan nazar. Karena memang menutup aurat itu wajib bagi setiap Muslimah yang telah dewasa". Saat itu gue merasa malu, merasa dicubit oleh Allah. How can i be that stupid? Pff~

After that night, gue sempet kayak kesurupan sesaat, pengen berhijab malam itu juga. Tapi ntah kenapa batal niatan malam itu. Sampe akhirnya hasil PON gue jadi nightmare buat gue :) hehe. Mungkin disitu Allah agak marah, dan menunjukan, karena mungkin Sheren belom siap. Maafkan hamba-Mu ini Ya Rabb...

Sekembalinya aku ke Jakarta, aku mulai rutin perlahan menggunakan hijab. Hingga saat ulangtahun ke-20 ku, aku mantap berhijab :) Hidup ini indah, penuh pelajaran tiap detiknya, dan manusia akan terus belajar dari kehidupan ini. Indah. Indah :) 
Share:

Friday, November 29, 2013

Never enough

Almost is never enough (By Ariana Grande)
Cover by Gamaliel & Audrey
  

Akhir-akhir ini lagi suka banget dengerin lagu yang di-coverin mereka berdua ini. Pertama, karena emang suara mereka sadis banget disini. Kedua, menurut gue lyrics lagu ini 'so true' aja.
Yep, almost is never enough! Mungkin ini sama kayak kata pepatah kalau manusia itu emang ngga pernah puas. There'll never be 'enough' for a human. Jangan, jangan cuma diartiin ke dalam percintaan dan galau-galaunya yaa (lol). But in every means.
Buuut, menurut gue orang yang ga pernah merasa cukup adalah orang yang gatau gimana namanya bersyukur. Karena ketika kita bersyukur, kita akan bisa lebih mensyukuri, mencintai dan menjaga segala sesuatu yang telah kita miliki saat ini. 

 Have a good day, people! 
Share:

Friday, October 25, 2013

Too late

Selamat Pagi,
Selamat hari Jumat yang Agung.

Sudah tiga hari terakhir ini kampusku ramai dengan masa, wartawan dan para pejabat teras. Ya, FISIP UIN Jakarta terkena sedikit musibah pada Hari Selasa malam. Ada sebuah kasus terjadi antara dosen dengan seorang mahasiswa Ilmu Politik. Banyak cerita mengenai kronologi yang beredar diantara mulut ke mulut mahasiswa. Antara percaya tidak percaya. Dan aku, memilih untuk tidak memihak, karena sampai hari ini aku hanya baru mendengar cerita tentang kronologi dari satu pihak saja, belum dari versi kedua pihak, so, gue gamau menjudge terlalu cepat.

Pagi ini begitu cerah, matahari yang bersinar cerah bertemu dengan embun-embun yang masih melekat pada ujung-ujung daun. Aku bangun dengan semangat hari jumat, semangat datangnya weekend sebentar lagi. Hari ini aku masih ada dua mata kuliah, International political economy 2 dan US Foreign Policy. Hari ini harusnya jadwal UTS IPE2. Namun pagi ini juga aku dapet kabar, kalau kedua dosen yang berkaitan dengan kasus tersebut tidak masuk kelas hari ini....

Sunyi sesaat. And yep, i feel lost. Salah satu dosen udah ngajar di 3 semester terakhir ku, dan dosen satu lagi walau aku baru diajar, tapi beliau sangat baik padaku. Sedih, iya sedih. Entah mengapa, kejadian kayak gini bisa merambat gini. Ah, menyebalkan. Emang pada ga ada yang tau rasanya bersatu-kah? Bersatu itu sangat menyenangkan dan membahagiakan loh. Bersatu demi kebaikan dan kemajuan umat itu HEBAT! Rrrrr~

I'm wishing all the best for all of US.
Share:

Friday, October 18, 2013

Moving on is so damn easy

Baru aja ngepost foto lucu dari instagram temen. Tentang jokes mantan gitu. Lucu karna emang 'bisa aja' gitu jokes nya. Bukan karna apa2. Wallahi.
Sekejap comment rame dengan beberapa sahabat gue yang bisa dibilang emang udah bertahun tahun tapi masih itu itu aja cowoknya. Putus nyambung ga ada abisnya. Menurut gue itu lucu. Iya, lucu banget.
Gue berkaca pada diri sendiri. And ask my self that 'is that really hard to move on?' Kenapa kayaknya gw selalu gampang2 aja moveon. Mostly. Emang gw pernah sekali agak take time buat move on. Tapi ngga sampe berminggu2 berbulan2 juga kok kayaknya -_- Gue semakin mikir. Kenapa banyak anak jaman sekarang susah banget move on? Padahal ada jutaan orang di dunia ini, Hello!
Satu kunci sukses gue selalu terlalu mudah buat move on itu karena satu prinsip gue yaitu "Cinta itu sugesti". Yep! Sesimple itu kunci sukses gue hehehe. Cinta itu anugerah Tuhan, ada untuk membuat kita lebih baik dan semakin dekat dengan-Nya, bukan ada untuk kita sedih atau sakit. Jika cinta yang kamu rasa membuatmu sakiy dan sedih terus menerus, maka jelas, itu bukan cinta :)
Selain itu. Yang buat gue makin mudah move on itu karena gue benci banget menyesali sesuatu dan selalu percaya rencana Allah hehe. Iya, orang kalo putus trus mewek2 kesel marah2 apalah flashback kesalahan bla bla bla. Blame each others. Apa manfaatnyaaa. Mendingan yaudah let go aja. Dan percaya, oh ini cara Allah untuk suatu pesan yang akan jauh lebih baik maknanya kelak. Insyaallah.
Yaaah that's it sih yang mau gue tulis hehe. Maaf ya kalo agak berantakan. Tiba2 pengen nulis aja mhihihi.
Always be grateful of what you have, guys!
Hug!!
Share:

Monday, September 23, 2013

In the middle of destiny and inadvertent

Hello people, how are you doin there? :)
Now i'm going to write about something, something that we call as DESTINY :)

Base on the dictionary, Destiny is the events that will necessarily happen to a particular person or thing in the future. Necessarily? Yes it is, God already made our own destiny beautifully and no one of us could know anything about it.

Dalam agama Islam sendiri dikatakan bahwa segala sesuatu yang ada dihidup kita ini sudah jelas tertulis dalam Lauh Mahfuzh (kitab tempat Allah SWT menuliskan segala seluruh skenario atau catatan kejadian di alam semesta). Ada berbagai macam pendapat mengenai takdir itu sendiri. Disini aku cuma bakal menuliskan mengenai pendapatku aja.

Ada yang mengatakan bahwa setiap hal yang terjadi di hidup kita dari hal kecil hingga besar itu ya memang sudah ditakdirkan oleh Allah dan ada di Lauh Mahfuzh. Selain itu takdir dibagi menjadi dua jenis, yaitu: (1) Takdir Mufram adalah takdir yang tidak bisa diubah oleh manusia, (2) Takdir Mu'alaq adalah takdir yang masih bisa diusahakan dan diubah oleh manusia itu sendiri. Selanjutnya, munculah berbagai macam pendapat mengenai pembagian hal-hal apa saja yang dikategorikan sebagai Takdir mufram ataupun takdir mu'alaq.

Based on my own opinion, cuma ada dua hal yang merupakan takdir yang tidak akan pernah bisa berubah ataupun diubah dalam hidup seseorang, yaitu mengenai hidup dan mati. Selain itu, hal-hal seperti rezeki dan jodoh itu ya masuknya kedalam takdir yang dapat dirubah hehe. Why? Kalau masalah rezeki memang Allah sudah mengaturnya sebaik-baik mungkin, tapi menurutku jelas orang yang berikhtiar lebih akan mendapat lebih juga. Dan kalau mengenai jodoh ya aku percaya orang baik akan mendapatkan jodoh yang baik juga, kalaupun ada orang baik ternyata mendapatkan orang yang bukan terbaik mungkin ada sedikit alasan, mungkin hal tersebut merupakan ujian dari Allah, atau bisa juga karena kesalahan dari diri orang baik itu sendiri (contohnya dia berdoa dan memaksakan untuk bersama orang tersebut yang ternyata bukanlah yang terbaik untuknya, tapi Allah mengabulkan doanya dan BOOM!) Naudzubillah.

Yaaa intinya memang kita wajib selalu berusaha keras, berdoa lebih keras dan tawakal, hasilnya serahkan kepada Allah. Tapi ada beberapa catatan juga ya guys, be careful of what you pray for dan jangan pernah mendikte Allah SWT. Mendikte maksudnya seperti berdoa "Ya Allah semoga hamba berjodoh dengan si A", jangaan, akan lebih baik jika "Ya Allah jodohkan saya dengan seseorang yang terbaik di mata-Mu untuk dunia dan akhiratku". Yaa dan yang jelas berusaha saja perbaiki diri menjadi yang sebaik mungkin, jangan berhenti belajar dan serahkan saja hasilnya pada Sang Pencipta.

Semua akan indah dengan caranya sendiri pada akhirnya. Jika saat ini belum indah, maka ini bukanlah akhir :)

Have a good day people. LOVE!
Share:

Monday, September 16, 2013

Padahal...

Al Habib Munzir bin Fuad Al Musawa ever said that:

"Jika saya teringat dan sedang rindu sekali pada Allah SWT,
maka saya malu meminta cinta orang lain dari Allah,
saya takut Allah SWT akan kecewa perasaan-Nya,
karena saya tidak meminta cinta-Nya,
tapi meminta cinta mahluk-Nya,
padahal Allah telah menawarkan cinta-Nya kepada saya sebelum saya mengenal orang lain..."


p.s: Found this in my Friend's Path comment, Kakak Ahmad Syarif ;)
Share:

Tuesday, September 10, 2013

Woman, You're Special


Seorang pria bertanya,
"Ya Allah, kenapa wanita suka menangis?"
Dalam mimpi Allah menjawab,

"Karena seorang wanita;
Aku ciptakan sebagai mahluk yg istimewa,
Aku kuatkan bahu-nya untuk menjaga kamu,
Aku lembutkan hatinya untuk menyimpan cinta-mu,
Aku kuatkan rahimnya untuk menyimpan benih-mu,
Aku teguhkan pribadinya untuk terus berjuang,
Aku beri dia rasa sensitif untuk mencintai kamu dalam keadaan apapun,
Aku kuatkan batinnya untuk tetap menyayangi-mu meski disakiti oleh kamu sekalipun dan terus menerus,
Wanita-mu adalah mahluk yg kuat.

Tetapi, jika suatu saat kau melihatnya menangis,
itu karna aku beri dia air mata yg bisa digunakan sewaktu waktu untuk membasuh luka batinnya,
sekaligus untuk memberinya kekuatan baru..."

Wanita, Kau Istimewa :)
Share: